Ternyata Inilah Kedahsyatan Memperbanyak Istighfar Dalam Sehari


Salah satu jenis dzikir yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara rutin dan diperbanyak adalah istighfar. Istighfar berarti memohon ampunan kepada Allah dengan mengucapkan doa atau dzikir yang menunjukkan pengakuan atas dosa yang telah diperbuat, dengan harapan Allah SWT akan memberikan ampunan atas dosa tersebut.

Ternyata Inilah Kedahsyatan Memperbanyak Istighfar Dalam Sehari

Allah SWT berfiman dalam surat Nuh atau 10-12 bahwa, “Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun (Istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (Pula didalamnya) untukmu sungai-sungai.” 

Dari Abdullah bin Abbas ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka.” (HR. Abu Daud no. 1518, Ibnu Majah no. 3819, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra no. 6421 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kubra no. 10665) 

Makna dari hadits riwayat ini adalah
• Barangsiapa yang senantiasa beristighfar: Barangsiapa yang selalu beristighfar di dalam setiap kondisi atau memohon ampunan Allah setiap kali ia melakukan kemaksiatan atau menghadapi musibah.

• Niscaya Allah akan menjadikan baginya kelapangan dari segala kegundahan yang menderanya, Allah akan menghilangkan segala kesedihan dan kegalauan yang dapat menyempitkan jiwanya, dan kemudian menggantikannya dengan kelapangan dada dan juga kebahagiaan.

• Jalan keluar dari segala kesempitan yang dihadapinya: Allah akan memberikan solusi dan jalan keluar atas segala kesempitan dan problematika kehidupan yang sedang ia alami.

• Dan Allah memberinya rizki dari arah yang tidak ia sangka-sangka: Allah akan memberinya rizki dengan cara yang tak pernah terduga olehnya dan dipikirkan sebelumnya. (Syamsul Haq ‘Azhim Abadi, ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud, 4/267)

Meskipun para ulama menyatakan bahwa sanad hadits di ini lemah dikarenakan kelemahan seorang perawi bernama Hakam bin Mush’ab. Akan tetapi makna hadits di atas adalah benar dan dikuatkan oleh ayat-ayat Al-Qur’an dan banyak hadits shahih.

Imam Mulla Ali Al-Qari Al-Harawi menyatakan bahwa hadits di atas bersumber dari firman Allah SWT : “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah akan menjadikannya untuknya jalan keluar dan Allah akan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa berserah diri kepada Allahs emata niscaya Allah akan mencukupinya. Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya. Dan Allah telah menetapkan ketentuan atas segala sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq [65]: 2-3) 

Kemudian makna hadits di atas juga ditegaskan oleh firman Allah dalam surat Al-Hud ayat 52 bahwa, “Wahai kaumku, mintalah ampunan Rabb kalian kemudian bertaubatlah kalian kepada-Nya, niscaya Dia mengirimkan dari langit hujan yang deras kepada kalian dan menambahkan kekuatan atas kekuatan kalian, dan janganlah kalian berpaling dengan menjadi orang-orang yang banyak berbuat dosa.” 

Salah satu ciri orang yang shaleh dan akan meraih surga adalah memperbanyak beristighfar, terlebih pada sepertiga malam yang terakhir. Sebagaimana telah dijelaskan dalam surat Ali Imran ayat 17 dan surat Adz-Dzariyat ayat 18. Rasulullah SAW juga menganjurkan kepada umatnya untuk dapat beristighfar minimal sebanyak 70 kali dalam sehari semalam.

Maka sudah selayaknya bagi kita untuk menjadikan istighfar sebagai amalan penting dalam kehidupan sehari-hari. Dan semoga Allah SWT berkenan untuk memaafkan dan mengampuni kesalahan yang telah kita perbuat sebelumnya. Wallahu a’lam bish-shawab.

0 Komentar untuk "Ternyata Inilah Kedahsyatan Memperbanyak Istighfar Dalam Sehari"

Back To Top